Kopi Jawa atau ada juga Kopi Khas Bogor, sempat di teliti di Belanda dan dikembangkan ke seluruh dunia. Jadi yang sangat membanggakan adalah kopi di Jawa menjadi laboratorium pengembangan kopi yang akhirnya menjadi nenek moyang kopi-kopi yang ada di seluruh dunia.

Sungguh biji kopi ini berkembang menjadi bisnis yang luar biasa, dari yang konglomerasi internasional sampai hanya warung-warung kopi di desa-desa yang ada di pelosok Indonesia. Banyak daerah memiliki kopi yang khas dengan rasa yang beragam. Rasa yang beragam membawa pada nilai harga karena kesukaan dan mutu kopi tersebut. Kopi dari Timor Leste bisa bernilai ratusan ribu hingga jutaan rupiah karena kenikmatannya. Kopi Toraja memiliki aroma dan rasa yang khas dan membuat harga jualnya sangat tinggi.

baca juga tentang Kopi Khas Bogor di sini

Kopi Lampung, Kopi Bengkulu, Kopi Aceh, dan banyak lagi memiliki rasa dan kenikmatan yang berbeda-beda. Kearifan lokal dalam menyajikan dan meramu kopi menjadi keragaman kuliner yang sangat banyak. Menjadikan para pemburu dan penggemar kopi ingin merasakan kopi-kopi yang berasal dari banyak daerah, bahkan mengkoleksinya untuk dinikmati ketika bercengkerama dengan keluarga atau menjadi sajian yang khusus untuk teman yang akan sangat dirindukan. Sebagaimana kopi khas Bogor, setiap daerah di Indonesia memiliki kopi dengan kenikmatannya yang tak tertandingi.

Jawa juga memiliki Kopi Luwak yang mengundang kontroversi, karena ada yang mengatakan haram. Tekonologi mencari makanan yang nikmat dengan mengandalkan binatang sangat dikenal di Jawa. Apabila buah-buahan yang dicuri oleh binatang biasanya memang memiliki rasa yang sempurna, atau matang.