Kaum wanita terutama istri-istri dari nelayan di Tanjung bumi Madura  banyak yang berprofesi sebagai pengrajin batik. Batik yang mereka hasilkan adalah batik tulis yang berbeda dengan batik cap mereka benar benar membutuhkan waktu yang panjang di saat yang luang untuk mengerjakan batik ini

batik khas madura ini berisikan gambaran keberanian sang suami dan memiliki motif yang berhubungan dengan dunia nelayan yang di geluti sebagian warga tanjung bumi .

Para istri mereka melukis batik dengan penuh rasa rindu pada suami yang sedang melaut.

Goresan di setiap polos kain seakan menjadi surat cinta mereka untuk sang pujaan hati dan di isi dengan deru doa mereka pada kekasih hatinya. Inilah aktivitas para istri ketika sedang ditinggal suaminya melaut hingga berbulan-bulan.

Baca Selengkapnya