PENGADILAN BLOGGER

Berhari hari lamanya saya sama sekali tidak membuka blog saya tidak juga merisik kabar teman teman bloger dengan mengnjungi blog teman teman semua serta mentelantarkan gunungkelir dot com hingga hari ini

Pada hari Kamis tanggal 18 juni 2009 saya kedatangan tiga orang bloger dari komunitas Joglo Abang yang ketiganya datang dengan tujuan bersilaturahmi ke rumah saya yang berada di puncak gunung kelir.

Satu mobil xenia warna hitam datang menghentikan keasikan saya saat bermain dengan bangunan calon mushola gunung kelir , sesaat terlihat tiga penumpang yang dua diantaranya sudah tidak asing lagi dengan keluarga di gunungkelir yaitu kang Suryaden dan Senoaji sementara seorang lagi masih nampak asing, namun setelah bersalaman dan memperkenalkan diri ternyata saya sudah mengenalnya lewat dunia maya dia adalah mas Mahendra atau yang pernah saya kenal sebagai Itemputih dari Bandung Jawa Barat.

Segelas kopi menghangatkan suasana pertemuan itu yang kemudian di sertai canda tawa cengkerama merisik kabar masing masing, kedatangan ketiga teman tersebutlah yang akhirnya membawa saya untuk kembali membuka webblogg saya dan online menyapa beberapa kawan blogger dan pluker.

Saya akhirnya kembali untuk mengais ide dan mencoba melemaskan jemari saya ke atas keybord laptop usang untuk menulis dan mengeja pikiran kembali membuat jeda kepenatan pikiran setelah beberapa hari di sibukan dengan urusan pekerjaan membuat progress, bill of quantity, mengedit Asbuilt drawing yang terpaksa saya kerjakan sendiri karena tukang gambar saya yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut dan drastis sekali waktu saya terlewat di depan program Autocad menarikan jemari dengan mouse menghubungkan garis dan lingkaran untuk membuat gambar.

ketiga sahabat tersebut sepertinya tidak menerima alasan saya untuk melakukan pembelaan ketika saya tidak update blogg saya bahkan sempat akan membuat surat pringatan dan akan mengajukan saya sebagai terdakwa ke pengadilan blogger karena saya jarang update ……(hehehehe).

Hampir saja saya memang terjebak dalam sebuah kepenatan dan rutinitas pekerjaan yang memeras pikiran dan menegangkan syaraf pikiran saya yang hampir tenggelam dalam pusaran ofline.

Tidak lupa dalam tulisan ini saya sampaikan salam hormat saya serta permintaan maaf saya terhadap teman teman blogger yang mungkin belum saya kunjungi beberapa saat yang lalu serta belum terespon komentarnya.