Satu

Malam semakin sepi terasa
Setelah cinta memudar warnanya
ohhh semakin menyayat
Tak mungkin dapat aku lupakan
Karena dia adalah kekasih itu
Hingga saat berlalu
Aku masih terus mencintai mu
Melupakanmu seperti aku tak mampu
Di senyapnya malam terdengar lirih suaramu memanggilku
Hingga kini masih aku mencintaimu
Dahulu kita selalu bersama
Dahulu kita betapa mesranya
Bercengkerama saling menyayang
Seperti berjanji bersama hingga akhir kemati
Hingga tiba saat nya ketika kau pergi
Dan aku masih sendiri
Melalui malam menghitung bintang sunyi
Kita merencana Tuhan penentu
Kau pergi akankah kembali
Tinggal aku sendiri
Siang malam sepi kurindu

Dua

Dendam kepadamu telah menuntunku
Sakitku membatu hingga kekar
Membawaku pada percaturan yang keras
Mengubahku menjadi Beringas
Menaklukan ketidakmampuanku
Mengarahkan kepertikaian
Hingga aku benar teobsesi

Tiga

Mengenangmu indah dan menyakitkan
Pertemuan kemarin serasa duabelas tahun silam
Hingga rasa bersalahku kembali menghampiri
Ketika Tanganku tak mampu menghelamu dari pergi
Aku memang perapuh
Aku memang tak mampu menjanji apapun
Duabelas tahun telah berlalu hingga pertemuan ini
Aku memohon kemaafan masa silamku