Beberapa hari di jakarta serasa nggak nyaman sekali setelah lama di desa begitu nyaman senyap dan tenang tapi sebenarnya yang lebih bikin nggak nyaman ketika di jakarta adalah ketika tidak bisa online dengan leluasa seperti di rumah ,nggak bisa nengok tulisan teman bloger bahkan malam sabtu ketemu Pak Sawali ,Pak Ersis,Mas Iman,Mas Daniel,Mas Ardyansah ,mbah Kyai slamet,Pak Marsudianto,Mas Andy MSE,kisandono ,bangpay dan banyak teman bloger pakeannya keren keren lain cuman sayang harus terpenggal karena saya bangun tidur dan sadar itu mimpi hahahahahaha.

saya hanya bisa menengok beberapa tulisan teman bloger dan sekedar membaca tanpa komentar karena online terbatas sekali ,maklum lah sangat terbiasa di rumah BW melimpah dan dengan sangat leluasa sekali membaca postingan teman teman bloger.

maka sesegera mungkin urusan di jakarta saya percepat memasukkan beberapa Invoice yang sudah tertunda karena lebaran ,memang beda sekali sebagai kontraktor swasta dengan kontraktor dalam negeri ( kontraktor proyek pemerintah ) oh iya jadi ingat ada kawan yang nyeletukin saya ” kontraktor tuh agak gelap” tapi itu wajar saja mungkin karena kaca mata dia melihat beberapa kontraktor yang melaksanakan proyek proyek pemerintah ,memang sudah menjadi rahasia umum ,saya sendiri takut dan tak pernah mendapat kesempatan mendapat proyek pemerintah ,

memang menjalankan proyek pemerintah sangat terjamin dan aman sekali untuk masalah pembayaran nya ,tapi waduh ngeri sekali intrik dan triknya …..( itu lah mungkin yang mejadikan pandangan kawan saya mengenai kontraktor itu gelap dan negatif )

dalam sebuah usaha apapun tentu sang pengusaha selalu berhitung ( kali bagi tambah kurang ) untuk sebuah keuntungan ,yah pokoknya harus untung walau nggak banyak sampai kadang harus mepet sekali

ada sesekali bahkan sering kali untuk mendapat keuntungan yang lebih ,tidak jarang melakukan beberapa kegiatan yang sebenarnya merugikan kita secara premanen yaitu mencuri Volume ,mencuri Spek teknis,mencuri spek kontruksi,dan banyak lagi tapi itu biasanya terjadi pada Proyek proyek yang tidak menggunakan Konsultan atau tidak adanya ketegasan dari Owner .pernah satu kali saya ketemu kawan juga sebagai kontraktor ( Kontraktor lokal proyek pemerintah ) dia mengikuti proses saya ketika saya tender kemudian sampai pemenang tender bahkan sampai selesai pelaksanaan dia mengikuti ,dia sangat heran sekali dan menceramahi saya banyak hal , dari proses tender di proyek swasta kita memang benar bertarung secara murni di sini tidak terlalu penting apakah kita adiknya Bupati ,kakaknya Gubernur atau teman teman preman kita banyak ,semua tidak ada pengaruh untuk kemenangan tender ( lain kan dengan proyek pemerintah…..?) yang menpengaruhi adalah harga kita bagus dan track rekord kita baik

pada waktu pelaksanaan semua scedule tersusun dengan rapi kita pun harus mengikutinya dengan disiplin ,apalagi dalam pelaksanaan kita diawasi ketat oleh MK menagement baca selengkapnya