
Kambing peranakan Etawa (P.E) merupakan kambing keturunan Etawa asal negara India yang dibawa oleh penjajah Belanda. Kambing tersebut kemudian dikawinsilangkan dengan kambing lokal di Kaligesing. Saat ini kambing Peranakan Etawa dikenal sebagai ras kambing Peranakan Etawa asli Kaligesing, Purworejo.
Hingga saat ini kambing Etawa terus dikembangbiakkan. Kambing Peranakan Etawa diminati oleh banyak orang terutama di sekitar Jawa Tengah sehingga kambing ini menyebar pesat ke berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo bahkan hingga ke luar Purworejo seperti ke Kulon Progo, Kendal, Sidoarjo-Jatim.
Kambing Peranakan Etawa ini memiliki ciri khas pada bentuk mukanya yang cembung, bertelinga panjang-mengglambir, postur tubuh tinggi (gumla) antara 90-110 cm, bertanduk panjang dan ramping.
Kambing jenis ini mudah berkembang dengan baik di daerah berhawa dingin, berbadan besar warna bulu beragam; belang putih, merah coklat, bercal, bercak hitam atau kombinasi ketiganya dan pada bagian belakang terdapat bulu yang lebat dan panjang. Panggemar kambing Peranakan Etawa umumnya sangat menyukai keindahan bulu dan bentuk mukanya. Karena itu sangat jarang jenis kambing ini dijadikan kambing semblihan (potong) untuk dimakan, mereka lebih memfungsikannya sebagai “klangenan atau piaraan” untuk koleksi. Bahkan konon jaman dulu, bagi yang memiliki kambing Etawa akan terlihat “selera” dan “siapa” orang itu di mata masyarakat.
Saat ini pengembangan terpadu kambing Etawa ditawarkan kepada investor oleh Pemerintah Daerah. Diharapkan tawaran ini mendapat respon positif mengingat potensi pasarnya yang masih belum tergarap optimal. Investor tentu tak akan rugi membisniskan kambing ini
September 12, 2008 at 2:07 pm
kambing yg tergolong grit super nyampek berapa.calon induk
September 12, 2008 at 2:32 pm
wah kambing nya bagus bagus .dijual gak mas
September 12, 2008 at 2:36 pm
aku bokdibiti kambingnyanohpku 01092944471 tolong sms ke aku mas
Februari 26, 2009 at 5:30 pm
aku lagi belajar meliara kambing PE juga.lain kali aku sambung.
Maret 12, 2009 at 7:52 am
mas tok… aku baru buka mas. blm ada comment. nuwun
Maret 18, 2009 at 1:36 am
kira2 untuk calon indukan itu dikawinkan umur berapa ya mas?
trs klo calon indukan klas B sekarang harganya sampai berapa?
Mei 29, 2009 at 12:10 pm
Bos kbetulan aku jg lg piara PE di madura…! Mo tanya, klo dedak/katul & daun kapuk ada efek netgatifnya gk buat PE yg lg bunting kasih infonya donk… Slm PE, Trim’s
September 26, 2009 at 2:18 am
kira2 kalau PE bisa di ternak di lampung tidak ya? atau kira2 ada info ttg orang lampung yang pernah melakukan pembibitan dari jawa..disini keluarga sudah ternak puluhan kambing, dan kami tertarik dengan PE.
November 5, 2009 at 7:04 am
mas atok,aku copy artikel tentang kambing ettawa mu yo..
soale arep nggo tugas n aku ra sempet golek.sebagai kode etik mengko tak tulis source ne.
matur nuwun
November 6, 2009 at 12:45 pm
Mas, Aku mau belajar ternak kambing, tolong kasih info dunk Mas, No Hp Ku. 08993381663.