tiada beda malam atau pun siang
payah terlena semenjak kau tiada
tak menentu fikiranku bercelaru
tiada yang teringat hanya kenangan dengan mu
bertahun kita menciptanya
retak hanya sekelip mata
semua berpuncak dari kita masing masing mempunyai keegoan sendiri
tak sekalipun
kita ndak mengalah
masing masing menegakan benang yang basah
tidak terniat aku mengungkit semua pemberianku
apalah lagi aku mengungkit sesuatu yang aku iklaskan
tapi fahamilah aku apa yang aku lakukan demi kesungguhan cintaku padamu
yang terus melaju
ku harap retak kini tak kan berkecai
mari kita patrikan semua seperti semula
ke egoan ini bersama kita kuburkan
jangan biarkan malamku terus kesiangan
Desember 26, 2008 at 4:34 pm
[...] “Tapi saya bingung harus berbuat apa dan Mulai dari mana mas ” tanyanya menyela antara pembicaraan saya [...]